Rabu, Februari 8

Baterai mobil listrik sebagai salah satunya elemen paling penting yang ada dalam suatu mekanisme mobil berbasiskan elektrik. Karena sangat keutamaan, elemen satu ini dikatakan sebagai salah satu “sumber kehidupan” untuk menggerakan mobil listrik.

Bersamaan dengan bertambahnya reputasi kendaraan listrik, elemen ini juga jadi perhatian baik dari segi pemakai dan produsen. Banyak produsen mobil listrik yang memperlengkapi kendaraannya dengan kemampuan baterai lumayan besar.

Pemerintahan Indonesia bahkan juga bernafsu dapat menghasilkan unit baterai kendaraan listrik dalam jumlah besar. Ini tidak lepas dari arah pemerintahan yang ingin menggerakkan adopsi mobil listrik sebagai salah satunya kendaraan ramah lingkungan.

Beberapa produsen juga berlomba-lomba untuk membikin pengembangan tehnologi yang hebat, terhitung di salah satunya bagian utama ini. Baca info mengenai baterai mobil listrik berikut untuk ketahui tipe, langkah kerja, sampai harga.

Tipe dan Cara Kerja Baterai Mobil Listrik

Tipe baterai mobil listrik bergantung pada mekanisme mobil dan yang terbanyak dipakai ialah lithium-ion. Tipe baterai untuk mobil listrik direncanakan sebagai mekanisme penyimpanan energi yang salurkan daya dalam masa lama dan terus-menerus.

Berikut tipe baterai mobil listrik dan langkah kerjanya:

Lithium-ion (Li-ion)

Baterai ini kemungkinan tidak asing karena banyak pula dipakai pada perlengkapan electronic portabel seperti handphone dan netbook. Perbedaannya, rasio kemampuan fisik dan ukuran Li-ion pada mobil listrik lebih besar.

Baterai Li-ion mempunyai rasio daya pada berat yang tinggi sekali. Baterai ini mempunyai efektivitas energi tinggi berperforma pada temperatur tinggi yang bagus. Baterai ini memiliki rasio energi yang semakin besar per berat.

Baterai lithium-ion isi daya bisa lebih cepat, bertahan semakin lama, dan mempunyai kepadatan daya semakin tinggi. Makin kecil berat baterai, makin jauh jarak yang dapat dilakukan mobil listrik dalam sekali pengisian daya saja.

Nickel-metal hydride (NiMH)

Baterai NiMH memakai hidrogen untuk simpan energi, dengan nikel dan logam lain (seperti titanium) jaga tutup ion hidrogen. Baterai ini banyak dipakai oleh kendaraan listrik hibrida (HEV).

Baterai mobil listrik tipe ini tidak memperoleh tenaga di luar. Pengisian ulangi baterai ini bergantung pada kecepatan mesin, roda, dan pengereman regeneratif. Kelebihan khusus baterai Ni-MH mempunyai transisi hidup atau umur gunakan yang semakin lama dibanding lithium-ion.

Baterai Ni-MH lebih gampang didaur ulangi hanya karena memiliki kandungan sedikit bahan yang beracun pada lingkungan. Tetapi, NiMH lebih mahal, tingkat self-discharge yang tinggi, dan hasilkan panas berarti.

Lead-acid

Baterai SLA (lead-acid) ialah baterai isi ulangi paling tua. Baterai ini memanglah tidak punyai kemampuan yang berkompetisi dan lebih berat, tapi harga relatif murah dan aman. Sekarang ini, baterai SLA cuma dipakai oleh kendaraan komersil sebagai mekanisme penyimpanan sekunder.

Solid-state

Baterai solid-state hilangkan elektrolit cair berat yang hidup dalam baterai lithium-ion. Substitusinya ialah elektrolit padat yang dapat berbentuk gelas, keramik, atau bahan yang lain.

Susunan keseluruhnya baterai solid-state benar-benar serupa dengan baterai lithium-ion tradisionil, tapi tanpa cairan baterai dapat lebih padat dan solid. Baterai ini keluarkan energi dan isi ulangi secara serupa dengan lithium-ion.

Pemakaian baterai solid-state di industri mobil memang belakangan ini saja. Baterai tipe ini sudah dipakai sepanjang tahun pada piranti kecil seperti alat picu jantung, piranti yang bisa dikenai, dan RFID.

Keinginan mengenai kekuatan baterai solid-state untuk tingkatkan kendaraan listrik juga tinggi sekali. Pada kemampuan yang serupa pada baterai lithium-ion untuk kendaraan, baterai solid-state mempunyai kemampuan di antara dua dan 10 kali lipat semakin besar.

Nickel-cadmium

Baterai ini banyak memiliki keunggulan, seperti kepadatan penyimpanan yang berarti dan periode gunakan sekitaran 500 sampai 1.000 transisi pengisian daya. Tetapi, baterai ini berbobot yang lumayan berat dan benar-benar rawan pada pengurangan performa.

Pengurangan performa baterai ini umumnya terjadi saat alami transisi “pengosongan” beberapa. Dipakai untuk memproduksi kendaraan listrik pada tahun 90-an, baterai Ni-Cd saat ini dilarang karena toksisitas kadmium.

Ultracapacitor

Baterai ultracapacitor malah simpan cairan terpolarisasi di antara elektroda dan elektrolit. Karena bertambahnya luas permukaan cairan, kemampuan penyimpanan energi pada baterai tipe ini bertambah.

Baterai ini benar-benar pas sebagai penyimpanan sekunder pada kendaraan listrik. Disamping itu, ultracapacitor dapat memberi tenaga extra untuk kendaraan listrik sepanjang akselerasi dan pengereman regeneratif.

Kisaran Harga Baterai Mobil Listrik Terbaru

Saat sebelum beli mobil listrik, kemungkinan tebersit di pemikiran kamu bagaimana bila kelak batterynya hancur? Harus dianggap, harga untuk satu unit dari elemen satu ini termasuk mahal. Harga dapat capai 60% dari harga mobil listrik tersebut.

Tetapi, saat baterai alami kerusakan sebetulnya bisa ditukar secara partial karena didalamnya ada beberapa sel. Beberapa sel yang hancur ini saja yang nanti akan ditukar, hingga tidak seluruhnya baterai ditukar seutuhnya.

Range harga baterai mobil listrik sendiri yang paling paling murah dibandrol Rp189 juta-an dengan merk Tesla. Sementara untuk harga paling mahal di Indonesia, baterai mobil listrik Hyundai IONIQ 5 dibandrol Rp718 – Rp829 juta.

Baterai mobil listrik menjadi satu diantara elemen terpenting bahkan juga dikatakan sebagai “sumber kehidupan” dari kendaraan ini. Rupanya, tipe baterai ini terdiri ke beberapa karakter dengan kerja berlainan.

Sebagai sisi yang paling penting, tidaklah aneh bila harga baterai mobil listrik jauh berkali lipat dibandingkan baterai motor listrik. Tetapi, menyaksikan beragam keunggulan dari sisi tehnis atau ongkos dalam periode panjang, kendaraan ini masih tetap pantas dipunyai.

Daya Tahan Baterai Mobil Listrik

Umur dan ketahanan baterai mobil listrik berbeda bergantung dari tipe dan setel kendaraan. Tetapi, pada umumnya umur rerata baterai mobil listrik sekitar di antara 10-15 tahun atau sama dengan 200 ribu km.

Umur baterai listrik dikuasai dari tipe baterai yang dipakai. Pada umumnya, baterai mobil listrik yang sering dipakai ialah lithium ion. Baterai tipe ini akan alami transisi pengosongan saat dikemudikan dan akan isi daya saat dicolokkan ke sarana SPKLU.

Ketahanan mobil listrik bisa juga dikuasai oleh temperatur. Temperatur yang terlampau dingin atau terlampau panas dapat punya pengaruh pada umur baterai. Saat temperatur panas, umumnya akan membuat baterai mobil listrik bisa lebih cepat menyusut periode penggunaannya.

Mobil listrik rerata mempunyai baterai yang dapat dipakai sampai hingga 1.000 kali isi ulangi penuh. Tetapi, tiap tahun umumnya umur baterai akan menyusut walau tetap dapat digunakan.

Baterai mobil listrik yang telah capai 1.000 kali isi ulangi penuh umumnya jadi tidak maksimal dan kekuatannya menyusut sampai 40%. Untungnya, beberapa produsen tawarkan garansi pergantian baterai dengan gratis.

Perbedaan Kemampuan Baterai Mobil Listrik

Beberapa orang masih sangsi untuk beli dan memakai mobil listrik karena beberapa argumen yang memicunya. Selainnya harga yang termasuk mahal, kemampuan baterai menjadi satu diantara kekuatiran.

Hal itu lumrah, karena kemampuan baterai mobil listrik akan mempengaruhi perform khususnya masalah jarak menempuh yang dapat diraih. Sebagai deskripsi, akan memperbandingkan kemampuan baterai dengan beberapa merk mobil listrik di Indonesia.

Share.
Exit mobile version